Sabtu, 07 Maret 2015

Cara Memanfaatkan Apa Yang Ada Ketika Dalam Masalah

Assalamualikum
Aku tidak tahu lagi bagaimana kedepannya seperti apa apa yang aku inginkan dan semuanya akan menjadi sebuah angan angan

Sakitnya ayah ku membuat dunia ini terasa gelap di saat kuliah di tengah tengah aku sangat menyayangkan untuk berhenti, tapi karena himpitan ekonomi saya harus kuat dan harus bisa ya, hanya itu walaupun badan yang menderita,

Kami kuliah bertiga yang paling tua semester 14 memang begitulah kenyataannya doakan saja bulan mei 2015 ini dia wisuda, satu lagi semester 8 dengan nilainya yang hancur kuliah berantakan hmm apa mau di kata?. Saya kulia di teknik informatika yang saat ini tinggal di masjid karena tidak punya biaya untuk ngontrak dan kemudian tidak memungkinkan untuk bekerja karena kesibukan kuliah siang yang kadang kadang super sibuk.

Jadi dengan begitu biaya hanya dari orang tua saja karena saya tinggal di masjid dengan saudara saya, saya cuma numpang tinggal. saya lagi sangat bersedih karena ayah saya sakit, saya bingung bagaimana membiayai biaya hidup saya sehari hari.

Hanya ibu yang mencari nafkah untuk kami dengan pengeluaran perminggu pas pasan tidak kurang dan tidak ada lebih, yang berlebih hanya ketika ayah masih sehat yang dulu bekerja sebagai perangkat desa di sebuah desa di kabupaten rokan hulu, dari itu lah kami bisa berkuliah sekarang, ayah sudah sakit tidak ada lagi tak ada lagi, saya bisa saja bekerja tapi apa iya saya bisa mempertahankan dan bisa menyeimbangkan dunia kerja dan kuliah? saya takut kalo semuanya terbnegkalai, sekarang nasib kuliah saya bergantung kepada abang saya.

di rumah saya yang di kampung hanya tinggal sebuah PC tapi itu bisa apa? tidak menghasilkan apa apa, di rumah hanya ayah yang bisa mengoperasikannya, dan satu lagi ada playstation, mungkin kalo di rentalkan bisa menghasilkan. tapi hanya satu unit,

oiya saya dapat ide, pc itu saya buka untuk token listrik yakan lumayan dari pada tidak terpakai
oke saya sudah dapat apa yang saya inginkan dan mudah mudah apa yang ada di pikiran ku terlaksana amin ya rabbal alamin, dan semoga ayah saya cepat sembuh. amiin
trimakasih
Wassalam...

Sabtu, 14 Februari 2015

Berada Di Sekitar Penderita Penyakit TBC Apa Yang Di lakukan?

Ayah ku terkena penyakit TBC positif 2 kata dokter kami harus berhati hati karena penyakit tersebut menular ke orang yang ada di sekitar ayah ku, di dalam rumah memang banyak orang, kami sekeluarga berjumlah 8 orang.

Kalau kami khawatir masalah takut tertular penyakit tbc yang di derita ayah tersebut, kami tidak enak jika harus memakai masker bial berada di dekat ayah, ayah di waktu sehat dulu sangat menyayangi kami, sehingga kami tidak tga bila di waktu sakitnya kami perlakukan seperti ini, memang sulit,

Dokter sebenarnya sudah memberi nasehat kepada ayah agar bila merasa mau batuk untuk supaya menjauh di dekat kami, namun nampaknya itu tidak cukup, kadang rasa batuk yang di rasa ayah itu terlalu mendadak sehingga dia tidak sempat untuk menjauh di dekat kami,

Kami bingung, jika kami memberi ayah masker, rasanya tidak mungkin batuk memakai masker,
sauya harap TBC ayah cepat sembuh,